Tuesday, March 13, 2012

Tanda long distance harus berakhir

Tanda long distance harus berakhir:


Susah dihubungi. Tidak tahu kenapa, meneleponnya akhir-akhir ini terasa seperti menelepon artis. Teleponnya tdk pernah aktif. Kalau aktifpun, tidak pernah diangkat.


Lupa pada Anda. Saat awal-awal dia sering menelepon, SMS, atau ngajak chatting. Tp sekarang sudah tdk pernah terdengar kabarnya lagi. Seperti tidak niat berbicara saat Anda mengajaknya ngobrol. Saat Anda sedang bercerita seru, dia malah menanggapi dengan ogah-ogahan.  Ia seperti terkesan sangat bosan. Selain itu, ia juga terkesan tidak sabar untuk segera menyudahi percakapan.



Mudah marah. Anda salah bicara sedikit saja, ia langsung marah besar. Yang dulu senang bercanda, sekarang jadi sensi berat. Hati-hati, orang yang merasa bersalah memang suka marah tanpa alasan.



Berbelit-belit. Anda bertanya, “Kamu ke mana hari ini?” dan ia menjawaban, “Memang kenapa pengen tau?”
ika untuk menjawab pertanyaan yang simple saja dia terlihat susah sekali, itu berarti pertanda Anda untuk waspada



Siapa temannya? Akhir-akhir ini ia sering keluar. Saat ditanya dgn siapa, jawabannya, “Kamu nggak kenal, kok.”
Ia juga kelihatan malas untuk mengenalkan ‘teman-teman’ barunya kepada Anda. Teman atau ‘teman’, ya?



Kebiasaan bohong. Dia bilang dia ingin pulang untuk belajar karena besok ada tes. Tp ternyata temannya bilang dia pergi jalan-jalan. Bukan hanya itu, akhir-akhir ini ia sering sekali ke-gap bohong kepada Anda.

No comments:

Post a Comment